Info
Mau Jadi Penulis? Ikuti Segera Pelatihan Menulis Esai Ini!

Mau Jadi Penulis? Ikuti Segera Pelatihan Menulis Esai Ini!


PELATIHAN MENULIS ESAI
Kerja sama Mahayana Institute dengan Yayasan Hari Puisi

DASAR PEMIKIRAN
Menulis itu gampang! Begitu judul buku Arswendo Atmowiloto yang isinya menegaskan, bahwa menulis—menjadi penulis—sebenarnya tak susah-susah amat. Jika Arswendo menyebutnya, “Gampang!” Ya, memang gampang, jika dikerjakan. Yang sulit itu, jika tidak dikerjakan. Orang ingin menjadi penulis, tetapi yang dilakukannya cuma membayangkan doang, bergumul dengan gagasan, menyimpan begitu banyak teori menulis, dan tak pernah mempraktikkannya, ya sama juga boong!
Kunci menulis, ya menulis. Mempraktikkannya. Melatih terus-menerus. Jangan lupa, agar tulisan kita itu kaya gaya, penuh majas, menukik dan melayang-layang, kita juga perlu terus-menerus menambah asupan gizi, menyiapkan mesiu secukupnya, dan berpandangan luas. Nah, semuanya itu ada dalam bacaan. Wawasan perlu dikembangkan lewat bacaan-bacaan yang relevan.
Kelas Pelatihan Menulis Esai ini dirancang semacam bengkel, workshop. Setiap peserta yang serius mengikutinya, Insya Allah, siap jadi penulis! Siaga mengembangkan diri jadi penulis andal, yang tahan banting, yang siap bersaing dalam arena penulisan, bersikap terbuka sambil merayakan perbedaan.

TEKNIK DAN METODE PELATIHAN
Pelatihan Menulis Esai ini diselenggarakan seminggu sekali dalam delapan pertemuan. Teknik pelatihan dilakukan melalui zoom meeting selama 60—90 menit. Interaksi antara peserta dan instruktur bersifat dinamis. Instruktur akan mengawali materi pelatihan dengan penjelasan konsep dan informasi lain sekadarnya selama 15—20 menit, dilanjutkan tanya-jawab (15—20 menit). Berikutnya penjelasan tentang tugas yang harus dikerjakan peserta (15—20 menit). Waktu toleransi 10—30 menit jika ada sejumlah pertanyaan. Jadi, total waktu antara 60—90 menit. Metode Pelatihan menekankan pada tugas mandiri. Oleh karena itu, pada setiap pertemuan ada tugas yang harus dikerjakan peserta dan dikumpulkan dua hari sebelum pertemuan berikutnya. Tugas-tugas itu, selain akan dikoreksi dan dikomentari, juga akan jadi bahan diskusi. Setiap peserta akan menerima bahan bacaan yang berupa esai-esai inspiratif yang dapat memantik peserta menanggapi, mengembangkan ide dasarnya atau mengangkat tema sejenis dengan kasus dan peristiwa yang berbeda.

TUJUAN DAN SASARAN
Untuk mencapai tujuan ideal pelatihan ini, penekanan pada praktik menulis lebih besar daripada penjelasan teoretis. Tujuan utamanya agar peserta dapat meningkatkan keterampilan menulis esai tentang (i) profil seseorang, (ii) latar peristiwa dan latar tempat dengan pengembangan waktu, (iii) sisi kemanusiaan orang marjinal, (iv) definisi ensiklopedia, (v) analogi sebagai kritik, (vi) perspektif lain tentang peristiwa bersejarah, (vii) polemik, (viii) mitos objek wisata.
Berdasarkan tujuan tersebut, sasaran yang hendak ditekankan pelatihan ini adalah peserta (i) terampil menulis esai, (ii) sensitif pada peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, (iii) punya empati dan simpatik pada persoalan kemanusiaan, (iv) kritis dalam menerima informasi, dan (v) peduli dalam menyikapi kehidupan bangsa.

PESERTA PELATIHAN
Pelatihan menulis esai ini hanya mungkin dapat mencapai harapan ideal jika ada kerja sama yang baik antara instruktur dan peserta.
Sebelum pelatihan dimulai, peserta akan mendapat bacaan atau referensi untuk dicermati sebagai bahan yang akan dibicarakan dalam sesi pertemuan.
Peserta akan mendapat (i) Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, dan (ii) Kamus Besar Bahasa Indonesia daring sebagai aturan penulisan dan pengembangan kosa kata.
Dua hari sebelum pertemuan berikutnya, peserta diharapkan dapat mengirimkan tulisan esainya untuk dijadikan bahan diskusi tentang kelebihan dan kekurangan tulisan tersebut. Setelah dibaca, dikoreksi, dan dikomentari, instruktur akan mengembalikan tulisan itu, agar peserta dapat memperbaiki tulisannya menjadi esai yang baik dan konstruktif.

INSTRUKTUR
Pelatihan ini bertujuan untuk “mencetak” penulis esai. Oleh karena itu, tugas-tugas yang disampaikan instruktur semata-mata bertujuan agar peserta mempunyai keterampilan menulis esai. Mengingat saya sebagai instruktur mempunyai pengalaman dalam penulisan esai, maka instruktur akan melakukan beberapa hal berikut: (i) memeriksa, (ii) mengoreksi, (iii) memberi komentar, (iv) menyarankan, dan (v) mengarahkan pengembangan semua tulisan para peserta.

JUMLAH PESERTA
Kelas Pelatihan Menulis Esai ini diikuti minimal 10 peserta dan maksimal 20 peserta. Pembatasan jumlah peserta diperlukan agar pelaksanaan pelatihan dapat berjalan efektif.

JADWAL DAN MATERI PELATIHAN


1. Pengantar: tujuan, capaian, tugas
Bahan: Bermain Esai
Tugas: Profil

2. Latar dengan pengembangan waktu
Bahan: Esai
Tugas: Tempat publik

3. Profil Orang Marjinal
Bahan: Esai
Tugas: Tugas Lapangan

4. Definisi Ensiklopedia
 Bahan: Kamus, Bermain Esai
Tugas: Sejarah Kata

5. Analogi sebagai kritik sosial
Bahan: Bermain Esai
Tugas: Potret Sosio-Politik

6. Peristiwa Bersejarah
Bahan: Sejarah
Tugas: Aktualisasi Sejarah

7. Polemik
Bahan: Polemik Sastra
Tugas: polemik

8. Mitos Objek Wisata
Bahan: Objek Wisata
Tugas: Penciptaan Mitos

9. EVALUASI
Bahan: Semua Bahan
Tugas: Fakultatif


BIAYA
Setiap peserta dikenai biaya Rp 600 ribu untuk 8 pertemuan (8 minggu). Peserta dapat melunasi dengan dua kali pembayaran.
Biaya keikutsertaan dapat dikirim ke nomor rekening: Maman S Mahayana
Nomor bukti pembayaran harap dikirim ke narahubung:
Arief D. Hasibuan No. HP/WA: 082369486372
Nana Sastrawan No. HP/WA: 0877-8848-4000

INFORMASI LAIN
Tugas-tugas esai terbaik akan dikumpulkan dan difasilitasi untuk diterbitkan

Info Selengkapnya: