Info
Abdul Kadir Ibrahim

Abdul Kadir Ibrahim



Penyair yang akrab dipanggil Akib, lahir di Tanjungbalau, Kelarik Ulu, Bunguran-Natuna, Kepulauan Riau, 4 Juni 1966.  Bukunya yang sudah terbit antara lain 66 Menguak (Kumpulan Puisi, 1991, cetak ulang 2004),  Menggantang Warta Nasib (Antologi Bersama Penyair Riau, 1992),  Kerikil  dalam Sagang ’96 (1996), Pancang-pancang Universitas Riau (1994), Ungkapan Tradisional Masyarakat Melayu (bersama Sindu Galba, 2000), Cakap Rampai Orang Patut-patut (bersama Muchid al Bintani, 2000), Menjual Natuna (kumpulan cerita pendek, 2000), Harta Karun (kumpulan cerita anak-anak pemenang nominasi nasional, yang terbit tahun 2001 dan 2002), Aisyah Sulaiman Riau Pengarang dan Pejuang Perempuan (bersama penulis lain, 2004), Sejarah Perjuang Raja Ali Haji sebagai Bapak Bahasa Indonesia (bersama penulis lain, 2004), Negeri Airmata (kumpulan Puisi, 2004), Rampai Islam: Dari Syahadat Sampai Lahat (kumpulan tulisan lepas di berbagai media massa, 2006), Hj. Suryatati A. Manan: Revitalisasi Sastra Melayu (Penyelenggara, 2009), Penafsiran dan Penjelasan Gurindam Dua Belas Raja Ali Haji (bersama sejumlah penulis, 2009), Nadi Hang Tuah (2010), Tanjungpinang Punya Cerita (antologi puisi dan cerpen, 2010), dan Dermaga Sastra Indonesia (Komodo Books, 2010). Kehadiran Akib sebagai penyair Indonesia, telah didedahkan sejumlah penulis yang terangkum dalam Abdul Kadir Ibrahim Penyair Sastra Indonesia (Akar Indonesia, Yogyakarta, 2008).