Info
A Aris Abeba

A Aris Abeba


Awalnya aktif sebagai deklamator dan pemain drama pada tahun 70-an. Kemudian oleh kepala Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru dipercaya untuk mengasuh acara siaran sastra yang hampir setiap minggu membacakan puisi penyair Indonesia maupun dunia di radio tersebut. Puisi-puisinya banyak dimuat di berbagai media di antaranya surat kabar Singgalang Padang dan Haluan Padang.
Tak hanya itu, Aris Abeba diberi kesempatan pula untuk membacakan salah satu puisinya Atar 101 yang menjadi tajuk pada buku kumpulan puisinya tersebut. Nama A.Aris Abeba mulai berkibar di bumi lancang kuning hingga ia digelar Penyair Istana. Buku kumpulan puisi tunggalnya yang kedua Kota dan Tuah, Padamu Habibie (1992), Ombak Karimun (1993), Hentak,  Pengaduan di Kotak Pos 5000 (1997).  Buku antologi puisi bersama penyair-penyair lain. Beberapa di antaranya adalah Dua Alif (Dewan Kesenian Riau), Riwayat Asap (Forum Lingkar Pena Pekanbaru, November 2015), Matahari Cinta Samudera Kata (Yayasan Puisi Indonesia di Taman Ismail Marzuki, Oktober 2016).