Info
Rayakan Hari Puisi se-Dunia dengan Semangat Humanisme Universal

Rayakan Hari Puisi se-Dunia dengan Semangat Humanisme Universal



Hari Puisi se-Dunia diperingati  setiap tanggal 21 Maret. Penetapan Hari Puisi se-Dunia ini dibahas pada tahun 1999 oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

Ketua Umum Yayasan Hari Puisi, Maman S Mahayana mengatakan, peringatan Hari Puisi se-Dunia pada hakikatnya hendak menegaskan nilai-nilai kemanusiaan segala bangsa. Dengan cara itu, lanjut Maman, puisi dapat merekatkan spirit kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari bagi bangsa-bangsa di dunia.

"Karena itu mari rayakan Hari Puisi se-Dunia dengan semangat humanisme universal," ujar Maman saat dihubungi reporter Haripuisi.info, Kamis (21/03).

Lebih lanjut pria yang dikenal sebagai kritikus sastra ini mengatakan, puisi bagi bangsa mana pun di dunia dianggap sebagai ekspresi manusia yang paling subtil. Maka hanya bangsa yang punya kesadaran pada martabat dan kualitas bahasanya sendiri yang menempatkan puisi sebagai karya manusia yang paling luhur.

"Puisi menjadi sarana untuk menyuarakan prestise kebudayaannya. Itulah sebabnya puisi kadang kala diperlakukan secara agak berlebihan, yaitu puncak capaian manusia dalam berkebudayaan," tandas Maman.