Info
Penerimaan Naskah Penerbitan Buku Antologi Mengenang DAM

Penerimaan Naskah Penerbitan Buku Antologi Mengenang DAM

PENERIMAAN NASKAH PENERBITAN BUKU ANTOLOGI MENGENANG DAM DALAM DIAM

Dewan Kesenian Merangin (DKM) Jambi kerjasama Yayasan Leksika akan menerbitkan buku antologi untuk mengenang Dimas Arika Mihardja (DAM). DAM yang memiliki nama asli Sudaryono  dikenal sebagai penyair dan penulis esai serta pembina sanggar Swadaya Mandiri. Lahir di Yogyakarta, 3 Juli 1959 dan meninggal dunia pada 5 April 2018.  Buku akan berisi puisi, cerpen, esai, foto, dan catatan kisah  untuk dan bersama Dimas Arika Mihardja.

PERSYARATAN UMUM:
Naskah dikirim dalam bentuk lampiran dan disertai no kontak/SMS/WA  yang bisa dihubungi.
Nama file ditulis Nama Pengirim dan genre. Contoh Mukidi (Cerpen). Biodata 5 baris.
Contoh: Mukidi, lahir di Yogyakarta, 17 Agustus 1970. Kumpulan cerpennya Berlibur di Rumah Nenek (2018). Karyanya tergabung dalam antologi puisi Musim Kemarau (2018), Cincin Api (2019). Alamat rumah: Jalan Menunggu Harapan Vl/100 Jakarta Pusat. No kontak 0819999999.

Naskah dikirim ke bwdwidi@yahoo.com  mulai 1 Februari 2019 dan paling lambat 31 Maret 2019

PERSYARATAN KHUSUS:
PUISI minimal 2 judul dengan panjang bebas, ditulis dengan Times New Roman 1.5 spasi, dan akan dipilih 2 judul untuk dimuat setelah lolos kurasi. (yang  lolos kurasi hanya 1 judul tidak akan dimuat)
CERPEN 1 judul dengan panjang maksimal 8 halaman, ditulis dengan Times New Roman 1.5 spasi, dan akan  dimuat setelah lolos kurasi,
ESAI 1 judul dengan panjang maksimal 8 halaman, ditulis dengan Times New Roman 1,5 spasi, dan akan dimuat setelah lolos kurasi.

CATATAN KISAH 1 judul dengan panjang maksimal 1 halaman, ditulis dengan Times New Roman 1.5 spasi dan akan dimuat setelah lolos kurasi.
FOTO. Aktivitas DAM saat pentas, seminar, dan tidak bersama orang lain. Sebutkan tempat dan waktu peristiwanya.

Tim Kurator dari Dewan Kesenian Merangin (DKM) Jambi, Badan Bahasa, Yayasan Leksika akan memilih (komposisi luwes) 60 penyair, 5 cerpenis, 5 esai, 5 catatan kisah, foto; untuk dimuat dalam buku antologi berjudul Mengenang DAM dalam Diam. Biaya penerbitan akan ditanggung bersama dalam bentuk simpati dan solidaritas setiap penulis yang terpilih sebesar Rp 200.000,- dan akan mendapat 2 eks buku. Buku tidak diperjualbelikan. Peluncuran buku diadakan pada 3 Juli 2019 di tempat yang akan ditentukan kemudian.