Info
Dheni Kurnia

Dheni Kurnia


DHENI KURNIA adalah peraih Anugerah Hari Puisi Indonesia 2018 kategori Buku Puisi Terbaik, Bunatin. Dia  lahir di Air Molek, Indragiri Hulu,  Riau. Lulusan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Riau tahun 1989. Ia pernah mengikuti studi jurnalistik di LES Mounclear College, Los Angeles, California, USA,  serta  Program Magister Komunikasi bidang Komunikasi Politik pada Sekolah Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) tahun 2008. 

Sejak tahun 1984 Dheni menggeluti dunia jurnalistik yang diawali sebagai wartawan Mingguan, Persda  Kompas, Jawa Pos News Network, dan Jurnal Indonesia Group. Sejak 2005 hingga kini bergabung di Haluan Media Group Pekanbaru. Pernah menjadi Pemred (Chief  Editor), Wakil Pemimpin Umum, Direktur Operasional, dan Ketua Dewan Redaksi Haluan Riau.

Antologi puisinya, antara lain  Nama Saya Ramli (1991), Tepian Sunyi (2002), Olang Olang (2000), Olang Olang 2 (2016), dan Roh Pekasih (2017). Dia juga menulis esai dan terkumpul dalam buku Catatan Hati (1992), Persda dalam Budaya Kemelut (1998), Tajuk (2012), Kiat Bisnis H Basrizal Koto (2007), dan kumpulan cerpen Lepas Kelam (1995).

Sejumlah puisi, cerpen dan esainya terdapat dalam antologi bersama, antara lain, Becak 5 (1990), Nibung Raje (1992), Aku Hari Ini (1997), Puisi Nusantara (2010), Akulah Musi (2013), Wartawan tak  Boleh Bodoh (2014), Kutukan Tanah Riau (2015), Patah Tumbuh Hilang Berganti (2015), Riwayat Asap (2015), Senandung Tanah Merah (2015), Matahari Cinta Samudra Kata (2016),  Deklarasi  Kuala Kangsar (2017), Puisi Menolak Korupsi (2017).

Dheni sempat menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (Indonesian Journalist Asosiation) Provinsi Riau (2008-2017). Saat ini ia dipercaya sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Riau (2017-2022), dan jabatan lain dalam berbagai organisasi profesi.