Info
Momentum 100 Ribu Kunjungan Haripuisi.info

Momentum 100 Ribu Kunjungan Haripuisi.info



Tanggal 3 Mei 2018, bertepatan dengan Hari Kebebasan Pers se-Dunia, pengurus Yayasan Hari Puisi menggelar rapat terbatas di Warung Daun, Cikini, Jakarta. Salah satu keputusannya adalah membuat media daring baru setelah www.haripuisi.com yang dikelola Hasan Aspahani secara mandiri sebagai web dokumentasi perpusian Indonesia dengan sistem 'antologi tumbuh'. Media baru tersebut dibuat untuk menyiarkan kegiatan perayaan Hari Puisi Indonesia yang diselenggarakan masyarakat puisi di sejumlah daerah Indonesia dari Aceh sampai Papua. Nama media yang terpilih adalah www.haripuisi.info dengan tim redaksi sebagai berikut: Susunan Redaksi Haripuisi.info.

Dua web resmi Yayasan Hari Puisi tersebut diharapkan menjadi media daring yang bermanfaat untuk mendukung perkembangan perpuisian Indonesia ke arah yang lebih baik. Di mana puisi benar-benar menjadi harga hidup dan sikap budaya bangsa Indonesia. Selanjutnya, tanggal 15 Mei 2018 bertepatan dengan Hari Keluarga Internasional, haripuisi.info diluncurkan secara daring dengan memuat pertama kali “10 Agenda Hari Puisi Indonesia 2018”.

Dalam perjalanannya, Rida K Liamsi selaku Ketua Pembina Yayasan Hari Puisi mengusulkan agar media baru tersebut tidak hanya memuat berita seputar perayaan Hari Puisi Indonesia saja, tapi juga menayangkan berita-berita seputar pepuisian Indonesia secara umum, serta karya puisi dan esai ‘hari ini’ atau terbaru. Maman S. Mahayana selaku Ketua Yayasan Hari Puisi menyetujui usul tersebut dan segera membuat maklumat penerimaan naskah sebagai berikut: Maklumat Penerimaan Naskah Haripuisi.info.

Seperti jamur di musim hujan, begitu banyak naskah puisi dan esai masuk ke surel haripuisi.info. Redaksi melakukan kurasi secara kolektif dan menayangkannya tiap hari Minggu bagi naskah yang lolos. Khusus karya puisi, ditayangkan beserta Mukadimah, semacam ulasan singkat tentang puisi yang dimuat sekaligus pertanggungjawaban redaksi memilih puisi tersebut. Publik puisi pun menyambut baik adanya mukadimah pada setiap puisi yang dimuat. Hal itu --menurut mereka-- menunjukkan apresiasi bagi puisi yang dimuat sekaligus edukasi bagi penyairnya.
***

Tanggal 7 Desember 2018, pukul 12.07 WIB bertepatan dengan agenda rapat persiapan Malam Anugerah HPI 2018, Maman S. Mahayana selaku Pimpinan Redaksi Haripuisi.info menyebarkan informasi melalui WA kalau haripuisi.info telah mencapai 100.000 kunjungan. Luar biasa! Rida K Liamsi langsung menanggapi kabar tersebut dengan mengajak redaksi merayakannya sebagai rasa syukur.

Setelah rapat, perayaan pun digelar dengan makan bersama di salah satu restoran, kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dalam perayaan tersebut juga digelar rapat evaluasi khusus Haripuisi.info.

“Capaian 100 ribu kunjungan ke haripuisi.info itu sangat menggembirakan. Kenapa? Karena umumnya web yang hanya berisi puisi dan seputar puisi itu kurang diminati di Indonesia. Namun web haripuisi.info ini dalam waktu delapan bulan sanggup meraih statistik sampai 100 ribu kunjungan. Ini luar biasa untuk web yang terbilang baru.” Ucap Rida dalam sambutannya sebagai Pimpinan Umum Haripuisi.info.

Lebih lanjut, Rida mengungkapkan: “Saya berharap web ini terus menjadi corong perpuisian Indonesia secara umum, bukan hanya seputar hari puisi Indonesia. Karena memang itulah salah satu misi Yayasan Hari Puisi. Semoga haripuisi.info menjadi tanah air para penyair!”

“Datuk, ini harusnya ditanyakan kepada Pimpinan Perusahaan haripuisi.info, Asrizal Nur, sayangnya beliau tidak bisa hadir karena sakit, apakah ke depan haripuisi.info bisa memberikan honor kepada para penyair yang karyanya dimuat?” Nyeletuk Sofyan RH. Zaid selaku sekretaris redaksi dan perusahaan.

“Tentu! Tentulah itu. Semua media mengarah ke sana, termasuk haripuisi.info, apabila nanti sudah ada pemasukan dari iklan dan sebagainya. Memberikan honor itu kan merupakan apresiasi riil, bukan hanya kepada kontributor, tapi juga kepada kalian sebagai pengelola atau redaksi nantinya.”

Selain itu, Maman S Mahayana juga memberikan sambutan bahagianya:

“Alhamdulillah, ini sangat mengejutkan! Web kita, haripuisi.info kurang dari setahun telah dikunjungi lebih dari 100 ribu. Ini menunjukkan kepercayaan publik pada kita, bagaimana orang ternyata masih banyak tertarik pada puisi. Kita pun harus merespons kepercayaan tersebut sebagai amanah dengan cara terus mengembangkan web kita ini ke arah yang lebih baik dan aktif, dari sisi kontens dan penambahan rubrik-rubrik baru. Bagaimana web ini memuat segala aspek perpuisian Indonesia, mulai dari penyainya, puisinya, sejarahnya, teorinya, kritiknya, dan sebagainya. Tambahannya lagi, kita harus terus dan tetap mempertahankan tradisi mukadimah untuk setiap puisi yang dimuat. Sebab itu penting sebagai argumentasi kreatif kenapa kita memilih puisi ini dan itu untuk dimuat. Sebuah tradisi yang tidak dilakukan oleh hampir semua media yang memuat puisi di Indonesia.”

“Apa mungkin nantinya ada tambahan rubrik baru, Pak Maman?” Tanya Nana Sastrawan selaku redaktur pelaksana Haripuisi.info.

“Sangat mungkin selama itu bisa membuat web kita lebih baik dan serius. Saya rencananya akan menambah rubrik khusus Puisi Klasik setelah adanya Esai Klasik. Rubrik ini akan menghimpun puisi-puisi lama, seperti Raja Ali Haji, Hamzah Fansuri, Poejangga Baroe, dan lainnya. Dengan penambahan rubrik tersebut dan rubrik lain nantinya, diharapkan web kita ini menjadi ensiklopedi perpuisian Indonesia!” Jawab Maman.

Kemudian Danny Susanto dan Bastian Zulyeno selaku Redaktur yang bertanggung jawab terhadap rubrik Karya Terjemahan puisi dunia memberikan testimoninya. Menurut Danny, dia sudah menyiapkan naskah-naskah terjemahan puisi Inggris, Spanyol, Portugal, Italia, dan lainnya. Naskah yang akan ditayangkan lebih dulu adalah puisi-puisi Portugal setiap minggunya. Sementara itu, Bastian, setelah menayangkan puisi-puisi Persia secara rutin di haripuisi.info, akan beralih ke penerjemahan puisi-puisi Arab. Kedua puisi terjemahan tersebut akan dimuat setiap hari Jumat secara bergantian.

Tidak ketinggalan, Jimmi S Johansjah pun selaku redaktur pelaksana yang bertanggung jawab atas rubrik Maestro, sebuah rubrik yang menayangkan seputar maestro sastrawan Indonesia berjanji akan lebih serius lagi ke depannya menghadirkan naskah-naskah yang inspiratif. Begitu juga dengan Ariani Isnamurti selaku bendahara perusahaan yang hadir bersama Nel Sukini, siap mendukung sepenuhnya redaksi dalam bekerja, bahu-membahu demi kemajuan haripuisi.info. Baginya, sosialisasi karya sastra saat ini sudah lebih banyak melalui media daring ketimbang media luring. Begitulah, lain zaman lain pula kecenderungan medianya.***